Unik dan Rumitnya Kereta Uap
Informasi September 16th, 2009

Kereta api wisata dengan lokomotif uap C1218 memberikan warna baru pariwisata kota Solo. Dengan dioperasikannya kereta wisata tersebut memberikan pilihan bagi warga Solo dan sekitarnya bahkan wisatawan domestik juga mancanegara.
Namun paket perjalanan wisata ini memang baru bisa dinikmati untuk kalangan tertentu disebabkan biaya operasionalnya yang lebih mahal dari alat transportasi lain. Maka dari itu ongkos transportasi ini menjadi lebih tinggi.
Tidak bisa dipungkiri biaya operasional kereta dengan lokomotif uap memang lebih tinggi, mengingat bahan bakar yang digunakan juga mahal. Bahan bakar lokomotif uap adalah kayu jati, yang diambil dari Semarang, karena kayu jati menghasilkan panas yang lebih tinggi dari jenis kayu lain. Selain kayu juga untuk menggerakkan lokomotif ini juga membutuhkan air dalam jumlah banyak untuk menghasilkan uap untuk menggerakkan loko tersebut. Setidaknya lokomotif ini membutuhkan empat meter kubik air dan lima meter kubik kayu untuk jarak tempuh stasiun Purwosari sampai stasiun Sangkrah.

Selain itu untuk biaya perawatan dan operasional lain perlu juga diperhitungkan, mengingat usia kereta ini sudah mencapai lebih dari seratus tahun. Tentunya diperlukan perawatan yang khusus. Kereta ini nantinya akan dioperasikan oleh tiga masinis dan tiga asisten masinis.

09/16/2009 at 12:17 am
selamat datang kereta kuno.!!!!!ikon baru buat pariwisata kota solo,semoga solo makin banyak dikunjungi wisatawan..karena ini adalah satu satunya kereta kuno yang lewat di tengah kota ingat HANYA DI SOLO..ayo warga SOLO nyatakan kebanggaanmu akan kota solo…….bravo pak walikota
09/16/2009 at 6:58 am
sebagai railfan…. solo akan lebih komplit pariwisatanya… saya ucapkan Sukses terus…. untuk SOLO STEAM LOCO, dan Kepada bapak walikota selamat akan hijrahnya kereta kuno uap dari ambarawa ke kota SOLO…. seboga bisa mengingatkan kepada masyarakat kota solo bahwa dulu memang pernah ada kereta uap yang lewat di Jalan Slamed Riyadi…. BRAVO… SOLO STEAM LOCO…!!! salam RAILFAN
09/16/2009 at 7:05 am
wajar saja kalo harganya mahal. masih orisinil, jadi biaya perawatan dan nilai historisnya tinggi sekali. wong naik gajah2an 1x puter di mall di Solo aja 15rb je. hehehe…
nabung, ah. pengalaman unik yg gak bakal dapet dimanapun di dunia nih!
buat pengelola : mohon hasrat narsis diakomodasi ya. soale buat kenangan seumur hidup.
09/16/2009 at 11:02 pm
KEREN!!!!! solo makin oks aja pariwisatanya…. mantaps… ^_^/
SUKSES buat kereta api steam loco-nya dan pariwisata lainnya juga…!!!!
09/23/2009 at 1:48 am
Dahsyat emang gebrakan Pak Jokowi. Setelah pindahan pasar klithikan, penataan Ngarsopura dll, sekarang kereta api uap alias sepur kluthuk ini. Sayang tiketnya mahal. Biar semua lapisan masyarakat bisa ikut menikmati, tiketnya disubsidi dong Pak Jokowi! heheheee…
09/25/2009 at 1:25 am
Hanya satu kata buat SOLO…
“JAYALAH”trus kota SOLO ku….
gÖod luck…,
09/26/2009 at 11:22 pm
apa bahan bakarnya harus kayu jati?, gak bisa pake batu bara yg lebih praktis, bisa juga di modif pake burner “LPG lho, kaya ketel uap modern di industri. btw slamat buat warga kot a Solo
09/27/2009 at 1:58 am
Selamat datang kereta kuno. Semoga jadi ikon baru kota Solo. Jangan hanya terkenal sebagai kota teroris saja…..
09/27/2009 at 9:37 pm
Pak jokowi. . .
Hebat. .
Wah,sng’a d kota solo ada kereta uap(kuno lg)..
Selamat y pak jokowi dan smua pihak yg bersangkutan,kalian memang TOP BGT..
09/27/2009 at 11:20 pm
walau terlalu rumit tepi bentuknya menarik dan bas loohhhhh!……………………………
perawatan nya katanya sih gampang gampang susah loohhhhh!……………………………..
tapi rumit dan unik tetap ada di loko tua c1218 dan gmana ya rasanya naik lokoyang udah masuk musium lokomotif di ambarawa
10/13/2009 at 1:09 am
wah asik tuh , muahal ya karcisnya .
wa ada ide nih gimana klau kereta yg di TMII di hidupkan , ada yg mo gabung ga ? see my page