Profile

Sejarah perkeretaapian di Indonesia sudah dimulai sejak abad ke 19 di tahun 1864 tepatnya di pulau Jawa. Sejak itu kereta api berkembang pesat di Indonesia, selain untuk sarana angkutan umum juga sebagai angkutan barang komoditi mengingat di masa itu banyak lahan perkebunan yang dibuka di Indonesia.

C1218Kereta api loko uap yang ditampilkan adalah kereta api dengan lokomotif C1218. Lokomotif C1218 ini dibuat di Belanda oleh pabrik lokomotif Hartmann Chemnitz pada tahun 1986 dan dioperasikan di tahun yang sama pula di Indonesia. Perusahaan yang mengoperasikan adalah Staatspoorwegen atau SS, perusahaan KA milik pemerintah Belanda.

Lokomotif C1218 berbahan bakar kayu jati apkiran ini bernomor SS 457 ketika digunakan oleh SS. Lokomotif ini merupakan salah satu dari 43 seri lokomotif C12 milik SS yang tidak diserahkan kepada perintahan Jepang, sementara itu 40 lokomotif lainnya diambil oleh Jepang.

Tahun 1927 ketel uap C1218 buatan Hartmann Chemnitz digantikan oleh ketel uap buatan Hohenzollern AG Dusseldorf, jerman. Setelah berakhir masa dinasnya, C1218 diletakkan di Depo Cepu, kabupaten Blora, Jawa tengah dan dimanfaatkan sebagai lokomotif langsir rangkaian kereta serta untuk menarik rangkaian kereta penumpang atau barang pada lintasan cabang Cepu- Blora-purwodadi.

Setelahnya Lokomotif ini diletakkan di Museum Kereta Api Ambarawa . Dan mulai 10 September 2009 Lokomotif ini tiba di Solo untuk diaktifkan untuk melayani jalur wisata dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Sangkrah.